Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Perbedaan Asuransi Syariah dan Konvensional

Konsep syariah memang sudah mulai bermunculan.Sekarang tidak hanya dalam bisnis perbankan saja.Sudah banyak berkembang hingga meminculkan konsep asuransi syariah. Asuransi memang menjadi sebuah kebutuhan masyarakat saat ini. Banyak orang yang mulai mempercayakan hidupnya dengan mendaftarkan dalam sebuah asuransi. Sebagai sebuah langkah antisipatif dari resiko yang bisa saja terjadi pada diri atau barang yang dimilikinya. Asuransi syariah sendiri mengatakan bahwa dasar yang digunakan tentu saja adalah al Quran. Di mana ini sudah menjadi konsep masa depan dan mengalahkan konsep dari asuransi konvesnional.

Asuransi syariah sendiri biasanya dikenal dengan takaful. Sebetulnya kalau anda tenggok sistem kerja dari asuransi ini tidak jauh berbeda dengan asuransi konvensional. Hanya saja mungkin secara brand sedang naik daun. Sehingga banyak orang yang penasaran kemudian tertarik untuk menggunakan asuransi jenis ini. Secara umum, pihak yang memberikan asuransi mempunyai sebuah tanggung jawab dala menjamin anda sebagai penerima asuransi. Hanya saja dalam sistem oprasionalnya berbeda karena didasarkan pasa syariat islam. Istilah ini awalnya muncul di wilayah genewa.Kalau melihat hal ini sebetulnya hanya permainan bisnis saja agar beralih dan menggunakan asuransi syariah.

Beberapa Perbedaan Asuransi Syariah dengan yang Biasa

Kalau dilihat dari prinsip asuransi syariah sendiri secara operasional seperti tolong menolong.Asuransi syariah menerapkan prinsip antara satu peserta asuransi satu dengan lainnya saling bertanggung jawab.Hal ini kalau kemudian dibadingkan dengan asuransi biasa jelas berbeda.Tanggung jawab membayar asuransi sepenuhnya diberbankan kepada perusahaan bukan peserta yang lainnya. Nah, agar anda lebih memahami akan hal ini, maka ada perbedaan yang mendasar yang harus anda ketahui. Berikut adalah perbedaan antara asuransi syariah dengan konvensional Sehingga bisa menjadikan pertimbangan pemilihan asuransi nantinya. Ulasannya adalah sebagai berikut ;

  • Konsep Operasional yang Digunakan

Asuransi syariah lebih menggunakan prinsip operasional berdasarkan pada hukum islam Hal ini dilakukan dengan menghubungkan cara dan sistemnya bedaskan al Qur’an dan Sunnah. Sedangkan secara konvesional jelas berbeda karena tidak berdasarkan hukum Islam.

  • Sistem Keuangan

Keuangan yang dipakai oleh asuransi syariah sangatlah terbuka.Laporan yang diberikan begitu terang terangan.Berbeda jauh dengan konvensional yang tidak terbuka seperti demikian ini.

  • Dewan Pengawas

Dewan pengawas dar asuransi syariah mempunyai tujuan yang sangat berat. Karena harus memahami tentang hukum islam. Memastikan bahwa perinsip dan produk dari asuransi tidak keluar dari aturan agama.Ini lah yang sangat membedakan dengan asuransi konvensional.

  • Produk Asuransi

Produk yang dihasilkan dari asuransi syariah harus jelas tidak boleh ada yang namanya grahar.Sangat menghindari sesuatu yang terkesan spekulatif, apalagi hal yang berkaitan dengan bunga, karena itu termasuk ke dalam riba.

  • Metode Asuransi

Metode yang dipakai dalam asuransi ini tidak melibatkan pihak pemberi asuransi.Karena memang sistem yang dipakai adalah saling menanggung.Maka resiko dari asuransi mengunakan hukum berbagai atau sharing of risk.

Demikian tadi beberapa hal yang bisa diberikan kepada anda terkait dengan perbedaan asuransi syariah dan konvensional. Sekarang asuransi ini sudah banyak dipilih di Indonesia, apalagi negara ini merupakan negara dengan banyaknya penduduk islam. Sangat banyak orang yang tertarik dalam menggunakan asuransi syariah ini.Semoga informasi ini bisa menambah referensi anda.Sehingga anda bisa menentukan asuransi yang tepat untuk anda bersama dengan keluarga.